Mar
19
2015
0

All About Multimeter ‘3’)/

Hallo… ketemu lagi dengan saya Bazulla :v

Kesempatan kali ini saya akan share tentang multi meter… ya, alat untuk mengukur semua yang berkaitan dengan rangkaian elektronik…

Pertama-tama saya berterimakasih kepada para asisten dosen RE yang gokil :3

Multimeter terdiri dari 2 jenis yaitu

  • Multimeter Analog
  • Multimeter Digital

Multimeter Analog mempunyai bentuk yang sederhana dan menggunakan jarum penunjuk untuk menunjukkan angka, dan memiliki bagian-bagian sebagai berikut :

multimeter

Multimeter Digital mempunyai bentuk yang simpel dan terlihat canggih eh iya simple dan sederhana sama saja, dan menggunakan layar digital untuk menunjukkan angka, dan memiliki bagian sebagai berikut :

multimeter2

Bagian lain dari sebuah multimeter adalah Probe, probe adalah kabel berwarna hitam dan merah, dapat dilihat pada gambar, warna hitam mengindikasikan negatif (-) sedangkan warna merah mengindikasikan positif (+).

Nah, segitu aja perkenalan bagian-bagian multimeternya :v

Nanti di lanjut lagi =3=)/

koneksi nya lagi ga stabil… ga bisa dipakai browsing… ugh padahal lagi semangat-semangatnya ngerjain tugas… 🙁

 

Written by bazulla in: Kuliah |
Mar
10
2015
4

Rangkaian Elektronik ^_^)~

Hallo… bertemu lagi dengan saya Taufik Ardiasnyah… bernick online “bazulla”.dan blog lama saya hilang karena lupa ID dan paswordnya :’v
Alhamdulillah saya sekarang sudah menjadi mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri “Universitas Pendidikan Indonesia”. ya dikenal dengan nama UPI, dulu IKIP Bandung.
yang dikenal dengan pelopor pendidikan…
Dalam kesempatan kali ini saya akan share tentang Rangkaian Listrik, ok langsung saja…
apa itu Rangkaian Listrik?
Rangkaian listrik adalah jalur yang dilalui oleh arus listrik, yang membentuk sebuah rangkaian dan terdiri dari alat-alat elektronik dan terhubung dengan sumber arus.
Rangkaian listrik dibagi menjadi dua macam,yaitu:

  1. Rangkaian terbuka
    Rangkaian terbuka adalah rangkaian yang tidak terhubung antara satu komponen dengan komponen lain sehingga rangkaian listrik ini tidak bisa berjalan.
  2. Rangkaian tertutup
    Rangkaian tertutup adalah rangkaian yang terhubung minimal 2 komponen yaitu sumber arus dengan alat elektronik/hambatan, rangkaian ini dapat berjalan dengan lancar karena arus listrik mengalir.
    Rangkaian-Listrik-Tertutup-Dan-Terbuka

Jenis-jenis rangkaian:
1. Rangkaian Seri
Rangkaian seri adalah rangkaian yang terhubung secara sejajar atau tidak memiliki percabangan, rangkaian jenis ini memiliki keuntungan yaitu hemat dalam penggunaan kabel penghubung, karena tidak memiliki percabangan.
tetapi rangkaian ini memiliki beberapa kekurangan yaitu suplai daya yang tidak merata, dan rangkaian tidak akan berjalan jika salah satu komponen elektroniknya mati.

rangkaian seri

Berikut adalah rumus untuk menyelesaikan soal yang berkaiatan dengan Rangkaian Seri:

rumus seri rumus seri2

Keterangan:

  • I = Kuat arus listrik (Amphere)
  • R = Hambatan listrik/resistor (Ohm)
  • V = Tegangan (Volt)

2. Rangkaian Paralel
Rangkaian paralel adalah rangkaian yang memiliki percabangan, rangkaian ini memiliki kekurangan yaitu membutuhkan banyak kabel penghubung, sedangkan keuntungannya yaitu rangkaian ini memiliki penyaluran/aliran arus yang seimbang/terbagi rata, dan rangkaian tidak akan putus ketika ada salah satu komponen elektronik yang mati.

 

rangkaian paralel

Berikut adalah rumus untuk menyelesaikan soal yang berkaiatan dengan Rangkaian Paralel:

 

rumus paralel

Keterangan:

  • I = Kuat arus listrik (Amphere)
  • R = Hambatan listrik/resistor (Ohm)
  • V = Tegangan (Volt)

3. Rangkaian Seri-Paralel

Rangkaian ini adalah gabungan dari rangkaian seri dan paralel, seperti yang terlihat pada gambar berikut.

 

rangkaian seri-paralel

Berikut adalah rumus untuk menyelesaikan soal yang berkaiatan dengan Rangkaian Paralel-Seri:

 

rangkaian seri-paralel2

langkah pertama yaitu menghitung rangkaian paralel terlebih dahulu, kemudian menghitung rangkaian serinya.

Keterangan:

  • I = Kuat arus listrik (Amphere)
  • R = Hambatan listrik/resistor (Ohm)
  • V = Tegangan (Volt)

 

Sekian postingan dari saya pada kesempatan kali ini… apabila ada kesalahan kata saya ucapkan mohon maaf… materi Rangkaian Listrik ini saya dapat dari Praktikum Mata Kuliah Rangkaian Elektronik – Shift 2… Terimakasih kepada asisten dosen yang sudah membagi ilmunya.

kritik dan saran yang bersifat membangunbisa di kirim ke:

ardhwood@gmail.com

Terimakasih ^_^)/

 

Written by bazulla in: Kuliah |
Mar
09
2015
1

Hello world!

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

Written by bazulla in: Kuliah |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker